<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821</id><updated>2012-02-17T02:17:02.637+07:00</updated><category term='Community'/><category term='Profile Kaffi'/><category term='Kabar Kampus'/><category term='Gallery Kaffi'/><category term='Mata Pena'/><category term='Tausyiah'/><category term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Kaffi Unila</title><subtitle type='html'>Blog ikatan keluarga alumni Forum Pembinaan dan Pengkajian Islam FKIP Universitas Lampung.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>10</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-5112241323744928262</id><published>2009-10-12T18:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-12T18:20:18.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mata Pena'/><title type='text'>Al-Ukhuwah Al-Islamiyah (Persaudaraan Islam)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/StMQ1zpHtdI/AAAAAAAAALk/W_EA_Oe2BxA/s1600-h/kaffi+unila+4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/StMQ1zpHtdI/AAAAAAAAALk/W_EA_Oe2BxA/s320/kaffi+unila+4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Perjuangan Islam tidak akan tegak tanpa adanya ukhuwah islamiyah. Islam menjadikan persaudaraan dalam islam dan iman sebagai dasar bagi aktifitas perjuangan untuk menegakkan agama Allah di muka bumi. Ukhuwah islamiyah akan melahirkan rasa kesatuan dan menenangkan hati manusia. Banyak persaudaraan lain yang bukan karena islam dan persaudaraan itu tidak akan kuat dan kekal. Persaudaraan Islam yang dijalin oleh Allah SWT merupakan ikatan terkuat yang &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;tiada tandingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Poerpecahan dikalangan umat dewasa ini terjadi disebabkan mereka tidak memenuhi persyaratan ukhuwah, yaitu kurangnya mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah yang bersungguh-sungguh. Allah SWT berfirman, ketaatan beribadah dan ketakwaan sebagai solusi dari perpecahan umat. Lihat Q.S.49:10 dan 8 :1. Oleh karena itu untuk mencapai nikmatnya ukhuwah, perlu kita ketahui beberapa proses terbentuknya ukhuwah islamiyah antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Melaksanakan proses ta’aruf (saling mengenal). Literaturnya : 49:13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya interaksi dapat lebih mengenal karakter individu. Perkenalan pertama tentunya kepada penampilan fisik (Jasadiyyan), seperti tubuh, wajah, gaya pakaian, gaya bicara, tingkah laku, pekerjaan, pendidikan, dsb. Selanjutnya interaksi berlanjut ke pengenalan pemikiran(Fikriyyan). Hal ini dilakukan dengan dialog, pandangan thd suatu masalah, kecenderungan berpikir, tokoh idola yang dikagumi/diikuti,dll. Dan pengenalan terakhir adalah mengenal kejiwaan (Nafsiyyan) yang ditekankan kepada upaya memahami kejiwaan, karakter, emosi, dan tingkah laku. Setiap manusia tentunya punya keunikan dan kekhasan sendiri yang memepengaruhi kejiwaannya. Proses ukuhuwah islamiyah akan terganggu apabila tidak mengenal karakter kejiwaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Melaksanakan proses tafahum (saling memahami) Al-Hadits&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saling memahami adalah kunci ukhuwah islamiyah. Tanpa tafahum maka ukhuwah tidak akan berjalan. Proses ta’aruf/pengenalan dapat deprogram namun proses tafahum dapat dilakukan secara alami bersamaan dgn berjalannya ukhuwah. Dengan saling memahami maka setiap individu akan mudah mengatahui kekuatan dan kelemahannya dan menerima perbedaan. Dari sini akan lahirlah ta’awun (saling tolong menolong) dalam persaudaraan. Ukhuwah tidak dapat berjalan apabila seseorang selalu ingin dipahami dan tidak berusaha memahami org lain. Saling memahami keadaan dilakukan dgn cara penyatuan hati, pikiran dan amal. Allah-lah yang menyatukan hati manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Melakukan At-Ta’aawun (saling tolong menolong). Q.S. 5::2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila saling memahami sudah lahir maka timbullah rasa ta’awun. Ta’awun dapat dilakukan dengan hati (saling mendo’akan), pemikiran (berdiskusi dan saling menasehati), dan ama( saling Bantu membantu). Saling membantu dalan kebaikan adalah kebahagiaan tersendiri. Manusia adalah makhluk social yang butuh berinteraksi dan butuhbantuan org lain. Kebersamaan akan bernila bila kita mengadakan saling Bantu membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Melaksanakan proses takaful (saling menanggung/senasib sepenanggungan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang muncul setelah proses ta’awun berjalan. Rasa sedih dansenang diselesaikan bersama. Takaful adalah tingkatan ukhuwah yang tertinggi. Banyak kisah dan hadits Nabi SAW dan para sahabat yang menunjukkan pelaksanaan takaful ini. Seperti ketika seorang sahabat kehausan dan memberikan jatah airnya kepada sahabat lainnya yang merintih kehausan juga, namun setelah diberi, air itu diberikan lagi ek sahabat yang lain, terus begitu hingga semua mati dalam kondisi kehausan. Mereka saling mengutamakan saudaranya sendiri dibandingkan dirinya (itsar). Inlah cirri utama dari ukhuwah islamiyah. Hadits : Tidak beriman seseorang diantaramu hingga kamu mencintainya seperti kamu mencintai dirimu sendiri (HR. Bukhari-Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indah ukhuwah islamiyah yang diajarkan Allah SWT. Bila umat islam melakukannya, tentunya terasa lebih manis rasa iman di hati dan terasa indah hidup dalam kebersamaan. Kesatuan barisan dan umat berarti bersatu fikrah/pemikiran dan tujuan tanpa menghilangkan perbedaan dalam karakter (kejiwaan). Inilah kekuatan Islam. Mari kita mulai dari diri kita, keluarga, masyarakat dekat untuk menjalin persaudaraan islam ini. Sumber : &lt;a href="http://kajian-muslimah.blogspot.com/2005/10/al-ukhuwah-al-islamiyah-persaudaraan.html"&gt;Blog Kajian Muslimah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-5112241323744928262?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/5112241323744928262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/10/al-ukhuwah-al-islamiyah-persaudaraan_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/5112241323744928262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/5112241323744928262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/10/al-ukhuwah-al-islamiyah-persaudaraan_12.html' title='Al-Ukhuwah Al-Islamiyah (Persaudaraan Islam)'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/StMQ1zpHtdI/AAAAAAAAALk/W_EA_Oe2BxA/s72-c/kaffi+unila+4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-6053620390764792954</id><published>2009-09-07T22:36:00.003+07:00</published><updated>2009-10-12T10:07:52.678+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mata Pena'/><title type='text'>UKHUWAH</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqUq5nfyqyI/AAAAAAAAAKs/Yo1416nCi_k/s1600-h/ukhuwahfillah.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378752499307162402" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqUq5nfyqyI/AAAAAAAAAKs/Yo1416nCi_k/s400/ukhuwahfillah.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 172px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 205px;" /&gt;&lt;/a&gt;Pernahkah anda merasakan manisnya ukhuwah? Saya yakin sebagian besar aktivis dakwah pernah merasakannya. Walaupun, akhir-akhir ini kadang terdengar gumaman “ukhuwah sekarang ini hambar, tidak seperti dulu awal-awal kita hijrah”. Gumaman yang dideteksi sebagai salah satu penyebab banyaknya penyakit dakwah saat ini. Ungkapan yang sangat&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; melankolis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun orangnya, pasti merindukan suasana ukhuwah yang kental. Begitu pentingnya ukhuwah sampai-sampai Allah SWT dan Rasul-Nya SAW menyebut-nyebut ukhuwah dalam Al-Qur’an dan Hadits. Orang mu’min itu bersaudara, laksana satu tubuh, seperti bangunan yang kokoh, berkasih sayang sesamanya dan saling mengucapkan “Saudaraku, sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah”. Hasan Al-Banna, seorang mujaddid dan muharrik dakwah, pun meletakkan ‘ukhuwah’ mendampingi ‘iman’ sebagai bekal kekuatan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun rata-rata orang mendambakan ukhuwwah, tapi tak sedikit yang tidak memahami hakekat ukhuwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh sederhana, saya mengajak kita semua menguji tingkat ukhuwah kita. Caranya mudah. Pilih satu atau dua orang nama sahabat terdekat kita. Kemudian, buat list apa yang kita sukai darinya yang menyebabkan kita menyayanginya. Banyak bukan? Mungkin dia sangat perhatian pada kita, sering membantu kita, sering men-taushiyahi kita dengan cara yang kita sukai, penyabar, hobby kita mirip, enak untuk kerja sama dan sebagainya. Benarkah begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau benar begitu, maka sesungguhnya ukhuwah kita rapuh, sebab cinta kita ada pamrihnya. Mestinya cinta tak berpamrih. “Cinta itu buta”, kata para pujangga cinta. Maka ketika seseorang benar-benar jatuh cinta, dia takkan mampu mendefenisikan apa yang membuatnya jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti cintanya seorang ibu. Apa yang menyebabkan seorang ibu mencitai anaknya, selain dari karena anak itu adalah anaknya? Apakah karena anaknya cantik, baik, penurut, berbakti, berprestasi? Bukan! Cinta seorang ibu tumbuh secara ikhlas bersamaan tumbuhnya janin di dalam rahimnya. Tak peduli, seperti apa rupa anaknya nanti, tak peduli seperti apa budi anaknya kelak. Bahkan, pintu maaf pun selalu terbuka untuk setiap tetes peluh dan air mata menyaksikan laku sang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, semestinya kita memahami bagaimana cintanya Allah SWT pada kita. Adakah sebabnya Allah mencintai hamba-Nya? Adakah seluruh nikmat yang diberikan sebagai tanda cinta-Nya memiliki sebab? Allah SWT tidak menginginkan apapun dari kita, sebab memang Dia tak butuh. Beribadah atau tidaknya kita, tidak akan mengurangi kekuasaan-Nya. Bukan hanya tanpa pamrih, cinta juga selalu bermakna pengorbanan, kasih sayang dan memberi. Inilah filosofi cinta yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta seperti inilah yang mestinya kita bangun dalam berukhuwah. Karena dia mukimin, itu saja. Tentunya dalam hal ini defenisi mukmin adalah ‘mukmin yang sebenarnya’, yang shaleh serta berkomitmen dengan dakwah. Siapa pun orangnya yang kita temui, ketika dia beriman, maka perlakukanlah dia laksana bagian tubuh kita, kasih sayang lah kepadanya dan ucapkanlah “saudara, sesungguhnya aku mencitaimu karena Allah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak peduli apakah dia menyenangkan atau tidak bagi kita. Tak peduli apakah kerap kali dia membuat kita sedih karena kurang mampunya dia merangkai kata dan memilih cara dalam mentaushiyahi kita. Tak peduli seberapa sering kita berbeda pendapat atau beradu argument dengannya dalam amanah-amanah kita. Tak peduli, betapa sering dia membutuhkan bantuan kita, tanpa pernah berlaku sebaliknya. Tak peduli betapa jauh perbedaan sifat dan hobby kita. Sebab semuanya itu manusiawi sekali. Cukuplah karena dia beriman; shaleh dan mendedikasikan diri untuk dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ini yang kita bangun dalam barisan dakwah ini, alangkah indahnya. Maka tak akan dijumpai lagi adanya friksi-friksi. Tak ada lagi ‘pilih-pilih’ teman satu tim. Tak ada lagi sakit hati karena tersinggung, yang kadang sampai menghindari bertemu. Tak ada lagi ‘hitung-hitungan’ amal. Sehingga hati tenang jiwa pun tentram, bersama mengukir kepahlawanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya seorang sahabat dalam dakwah ini. Dulu sekali, saya bertanya padanya kenapa dia begitu menyayangi saya dengan segala keegoisan dan kekanak-kanakan saya. “Karena kamu mendedikasikan diri untuk dakwah”, jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan lalu ketika dia berulang tahun, saya pun lupa mengucapkan selamat yang disertai kado dan selembar taushiyah, seperti yang biasa kami lakukan. “Kalau sekedar perhatian hari ulang tahun yang saya harapkan dari anti, sudah sejak lama saya tak bersahabat dengan anti. Bukannya anti sering terlambat mengingat hari ulang tahun saya dan nunggak dulu kasi kadonya?”, selorohnya dengan senyum sambil menepuk saya. Saya jadi malu.(oleh : Asma Mujahidah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Teriring salam cinta buat saudara saudaraku&lt;br /&gt;alumni UKMF FPPI FKIP Universitas Lampung&lt;br /&gt;Jazakumullah untuk ukhuwah selama ini, selamanya.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-6053620390764792954?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/6053620390764792954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/ukhuwah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/6053620390764792954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/6053620390764792954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/ukhuwah.html' title='UKHUWAH'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqUq5nfyqyI/AAAAAAAAAKs/Yo1416nCi_k/s72-c/ukhuwahfillah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-377189170015309092</id><published>2009-09-07T22:28:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T22:34:34.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kabar Kampus'/><title type='text'>Musyawarah Besar (MUBES) XI FPPI</title><content type='html'>Kabar Kampus : Pada bulan Juni 2009 yang lalu UKMF FPPI FKIP Unila telah selesai menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) FPPI yang ke XI. Terpilih sebagai ketua dan wakil ketua FPPI periode 2009-2010 adalah Solihin Nuryanto dari program studi matematika 2007 dan Istika Sandra Sari dari program studi pendidikan fisika 2007. FPPI saat ini memiliki 6 bidang dan 2 biro yaitu : Bidang Kaderisasi, Bidang Kajian Islam, Bidang Pendidikan, Bidang Sosial Masyarakat, Bidang Penerbitan dan Media Islam, Bidang Keputrian, Biro Danus, dan Biro BBQ. Selain sedagai LDF di FKIP, FPPI juga di amanahkan sebagai koordinator Forum Lembaga Dakwah Kampus Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk wilayah Sumatra. Demikian kabar yang dapat kami sampaikan. Buat para Alumni ditunggu masukannya untuk kemajuan FPPI hari ini dan yang akan datang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-377189170015309092?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/377189170015309092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/musyawarah-besar-mubes-xi-fppi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/377189170015309092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/377189170015309092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/musyawarah-besar-mubes-xi-fppi.html' title='Musyawarah Besar (MUBES) XI FPPI'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-6792440747706643062</id><published>2009-09-05T23:58:00.007+07:00</published><updated>2009-10-12T10:08:58.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gallery Kaffi'/><title type='text'>Tempat Kita Menempa Diri : Unila dalam foto</title><content type='html'>Ada banyak pesan yang bisa kita ambil dari sebuah foto. Sebuah foto bisa bercerita tentang banyak hal, mewakili jutaan kata kata yang terkadang kita sulit untuk mengucapkannya. Sebuah foto bisa menjadi energi yang luar biasa ketika seseorang melihatnya, energi yang menggerakkan seseorang untuk berfikir dan berbuat. Berikut adalah beberapa foto &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;unila tempat kita belajar dan menempa diri. aku, kau dan saudara saudara kita yang lain.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaaDipZxI/AAAAAAAAAJ8/TLSLP0MStgw/s1600-h/Gedung+Rektorat.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378030677451695890" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaaDipZxI/AAAAAAAAAJ8/TLSLP0MStgw/s400/Gedung+Rektorat.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 166px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 360px;" /&gt;&lt;/a&gt;Gedung Rektoral Unila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKZ_tczZqI/AAAAAAAAAJs/5F3FfYYaHMo/s1600-h/masjid+alwasii+unila.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378030224845006498" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKZ_tczZqI/AAAAAAAAAJs/5F3FfYYaHMo/s400/masjid+alwasii+unila.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 199px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 350px;" /&gt;&lt;/a&gt;Masjid Al Wasi'i Unila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaar6_HWI/AAAAAAAAAKM/GJ7s1HHmp-E/s1600-h/air+mancur+unila.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378030688291200354" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaar6_HWI/AAAAAAAAAKM/GJ7s1HHmp-E/s400/air+mancur+unila.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 166px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 360px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Air Mancur Unila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaafg7wYI/AAAAAAAAAKE/L5cczR4ZCjQ/s1600-h/GSG+Unila.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378030684960702850" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaafg7wYI/AAAAAAAAAKE/L5cczR4ZCjQ/s400/GSG+Unila.JPG" style="cursor: pointer; display: block; height: 267px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 357px;" /&gt;&lt;/a&gt;GSG Unila&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaZoxliMI/AAAAAAAAAJ0/g0N-esyol_0/s1600-h/wisuda.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378030670266599618" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaZoxliMI/AAAAAAAAAJ0/g0N-esyol_0/s400/wisuda.jpg" style="cursor: pointer; display: block; height: 163px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 353px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suasana Wisuda&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-6792440747706643062?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/6792440747706643062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/tempat-kita-menempa-diri-unila-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/6792440747706643062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/6792440747706643062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/tempat-kita-menempa-diri-unila-dalam.html' title='Tempat Kita Menempa Diri : Unila dalam foto'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKaaDipZxI/AAAAAAAAAJ8/TLSLP0MStgw/s72-c/Gedung+Rektorat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-3972457496735510699</id><published>2009-09-05T22:57:00.007+07:00</published><updated>2009-10-12T11:01:01.024+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Community'/><title type='text'>Kaffi Community</title><content type='html'>Beberapa hari, minggu atau bahkan bulan tidak ada postingan di blog ini. Alhamdulillah hari ini berkesempatan untuk menulis. Yah mungkin bisa dikatakan hanya iseng iseng aja, Agar blog ini bisa tetap hidup dan ratingnya terus naik dan lebih banyak kedetek di beberapa search engine semisal &lt;a href="http://www.google.co.id/" style="font-style: italic;"&gt;google&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.yahoo.com/" style="font-style: italic;"&gt;yahoo&lt;/a&gt;, atau yang lainnya. Kalau makin terkenal di search engine siapa tau akan  lebih banyak alumni yang tau keberadaan blog ini dan pada akhirnya akan banyak yang berkunjung, ya nggak?. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Wuih kok jadi ngelantur kemana mana ya...he... Oke langsung aja ya sebenarnya pada postingan ini ana ingin memberitahukan ke semua alumni di seantero jagad mengenai keberadaan komunitas kaffi di dunia maya, yaitu &lt;a href="http://www.facebook.com/people/Kaffi-Unila/100000190433540"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook kaffi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.mybloglog.com/buzz/community/kaffi/"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mybloglog&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; punya kaffi, &lt;a href="http://twitter.com/wanoke" style="font-style: italic;"&gt;twitter&lt;/a&gt; kaffi, dan... kayak cukup tiga dulu deh yang lainnya nyusul. oleh karena itu kami mengharapkan para alumni untuk bisa bergabung bersama komunitas tersebut dan menginformasikannya pada yang lainnya. Semoga bisa di ambil manfaatnya. Silahkan klik icon di bawah ini untuk bergabung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/people/Kaffi-Unila/100000190433540" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378018468355286578" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKPTZHOpjI/AAAAAAAAAJM/rws6e1beivA/s400/facebook.png" style="cursor: pointer; height: 78px; width: 62px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.mybloglog.com/buzz/community/kaffi/" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378018484278731426" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKPUUbrIqI/AAAAAAAAAJc/91cgk2Nstjk/s400/mybloglog.png" style="cursor: pointer; height: 48px; width: 150px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://twitter.com/wanoke" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378018475967192562" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKPT1eDHfI/AAAAAAAAAJU/Z0fdRtLZCvY/s400/twitter.png" style="cursor: pointer; height: 78px; width: 62px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya buat para Alumni yang ingin mengirimkan tulisannya berupa tausyiah, opini, informasi dunia islam, informasi pekerjaan, beasiswa pendidikan, resensi buku, berita yang berkaitan dengan alumni, berita bahagia, berita duka, undangan pernikahan dll. Dan ingin di pasang di blog ini silahkan mengirimkannya ke alamat email &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kaffiunila@gmail.com&lt;/span&gt; dengan menyertakan nama lengkap dan nomor HP. Terima kasih&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-3972457496735510699?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/3972457496735510699/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/kaffi-community.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/3972457496735510699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/3972457496735510699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/09/kaffi-community.html' title='Kaffi Community'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/SqKPTZHOpjI/AAAAAAAAAJM/rws6e1beivA/s72-c/facebook.png' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-3446601163759584253</id><published>2009-03-23T00:04:00.001+07:00</published><updated>2009-09-05T22:38:28.025+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mata Pena'/><title type='text'>Haruskah Menjadi Seorang PNS???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZ2sJcai7I/AAAAAAAAAGs/-fviOJ0DCc8/s1600-h/uu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 228px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZ2sJcai7I/AAAAAAAAAGs/-fviOJ0DCc8/s400/uu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316066910978870194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"Wah, si A keterima jadi PNS, ga nyangka ya, padahal baru saja lulus."..." subhanalloh akhwat itu, jadi PNS!, banyak yang ngejer tuh ( ngejer apa ya??)..." gile ya, masa si B keterima PNS di dua tempat, depag dan pemda, aku aja ga ada yang keterima"..." asiih, aku mau curhat, koq aku ga diterima ya???( ah wajah itu, penuh kesedihan…jadi ga tegaL. Lha gimana mbak?aku bukan panitia CPNSD lho)&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;teman, kalimat diatas adalah ekspresi teman teman sewaktu membaca hasil pengumuman CPNS rabu pagi. Ratusan nama terpampang di Koran harian lokal yang dijual sejak subuh. Saya sih biasa saja, toh itu rezeki mereka…yang penting syarat masuk syurga tidak harus dengan jadi PNS khan? Lho koq jadi gini..;-)just kidding fren!tapi emang bener khan? Tapi mikir juga ternyata..teringat wejangan sakti dari keluarga yang tak bosan mengingatkan saya tentang keharusan segera menyelesaikan masa studi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;" nduk, tugas utama sampeyan di UNILA itu kuliah, dakwah itu sekunder saja. Coba lihat si C, dah diproses untuk ta'aruf dan bentar lagi nikah karena dah selesai, kamu kapan mau diproses? lihat si D, dah lulus dan jadi PNS, lihat si E, dah lulus jadi dah kerja. atau kamu mau jadi kayak si F,  sibuk dakwah jadi kena drop out, kamu mau ? masa depanmu gimana?kalo bisa jadi PNS ya? Ya Alloh, otakku jadi nguing-nguing kalau inget wejangan itu…( padahal saya sudah berusaha bekerja, dari jualan klanting sejak semester satu, jualan roti, buku islami,dan ngajar privat hamper tiap hari, dan alhamdulillah sekarang ngajar bimbel, uppss!!, biar Alloh aja yang menilai itu semua, yang penting ga ngrepotin dan ga menjadi beban buat keluarga . ok!), tapi satu kata kunci oleh mereka, harus jadi PNS!!!oh tidak… ada yang senasib dengan saya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PNS lagi PNS lagi….apa benar sih, PNS itu segalanya?&lt;br /&gt;Oke, mari kita telaah lebih lanjut! Rosululloh mengatakan kepada kita bahwa sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu adalah dengan berdagang, dan satunya itu adalah menjadi pegawai. Artinya, pintu rezeki itu sumbernya dengan berdagang. Sepakat khan? Sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga itu semuanya adalah saudagar kaya yang luar biasa. Hanya Ali Bin Abi Tholib saja yang tidak. Trus mereka itu jadi saudagar dengan BERDAGANG. Bukan dengan jadi pegawai. Emang sih, kerja ga kerja dapet duit, tapi khan tidak harus bermuram durja kalau ga jadi PNS. Kita masih punya harapan, kawan. Dan jangan sampai keimanan kita rontok dan menyalahkan Alloh hanya karena ga jadi PNS.hiii. sereeem. Sepakat sampai sini??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus lagi, kita harus yakin, bahwa Alloh tidak akan pernah salah memberikan porsi rezeki kepada tiap hambaNya. Aplikasi tauhid rububiyah ynag selama ini kita pahami sampai hafal diluar kepala, teruji disini. Tak mungkin rezeki untuk si N diberikan ke M, atau vice versa. Jadi, tugas utama kita adalah berusaha dan berdoa. Dan tentunya semua yang kita lakukan harus berorientasi pada Alloh. Dengan atau tidak menjadi PNS. Oke?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahannya, jalan dakwah takkan ditaburi bunga2 yang mewangi, ia menuntut keikhlasan kita untuk terus berjuang, dan hambatan2 seperti ekonomi, keluarga, akademik( bagi yang belum lulus) atau yang lainnya seharusnya bisa kita lewati dengan senyum cerah ceria. Take it easy fren. Alloh maha Kaya koq. Ga bakal hilang rezeki selama kita masih hidup…, inget cerita kaum mukmin ketika datangnya dajjal nanti? Kaum mukmin pada saat itu makanannya hanya dzikir saja… lho koq??dari PNS jadi ke dajjal ya???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya yang terakhir, tetap optimis dalam menjemput rezeki Alloh. Kita harus tetap berusaha. Yang halal dan toyyib tentunya. " saya nggak mengharuskan seseorang itu harus memiliki pekerjaan tetap, tapi dia itu tetap bekerja khan? " ( ucapan kakak ketika ta'aruf dengan pendamping hidupnya sekarang). So, keep smiling ya fren kalo posisi PNS itu belum di izinkan Alloh menjadi bagian dari amal dakwahmu dan duniamu. We are never too late to start!!!and of course..we are never too old to learn.(al_khansa. 31-12-08)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-3446601163759584253?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/3446601163759584253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/haruskah-menjadi-seorang-pns.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/3446601163759584253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/3446601163759584253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/haruskah-menjadi-seorang-pns.html' title='Haruskah Menjadi Seorang PNS???'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZ2sJcai7I/AAAAAAAAAGs/-fviOJ0DCc8/s72-c/uu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-876973453986572915</id><published>2009-03-22T23:47:00.001+07:00</published><updated>2009-09-05T22:38:44.319+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mata Pena'/><title type='text'>Kusebut Dia…Pahlawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZtKigIuqI/AAAAAAAAAGc/7npZKZ1AI5s/s1600-h/Sunset-Shot-R.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 253px; height: 191px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZtKigIuqI/AAAAAAAAAGc/7npZKZ1AI5s/s400/Sunset-Shot-R.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316056437985163938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kusebut dia…pahlawan..ah, kata ini menurutku adalah kata yang sangat tepat kusematkan untuknya. Bukan karena dia seorang pejuang kemerdekaan yang mempertaruhkan raganya untuk kemerdekaan republik ini, bukan pula karena dia mendapat gelar dari presiden di Istana Negara dengan sebaris titel yang berderet dipundaknya…sama sekali bukan…ia pahlawan, karena kehadiranya begitu dirindukan, ia pahlawan, karena hidup baginya adalah memberi kepada sesama, karena hidup baginya, adalah membahagiakan sekitarnya&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja namanya rida. Ah, tahukah kau .betapa dia mencintai ilmu.dengan segala kondisi yang ada.Dia terlahir dari keluarga petani yang sangat biasa. Kehidupannya juga biasa-biasa saja. Dari kecil, ia belajar mengaji di dekat balai desa yang disinari dengan lampu pijar. Yah, maklum lah, desa tempatnya itu belum masuk listrik, ini pada era tahun 90- an. Guru ngajinya pun hanya sedikit. Setelah sholat berjamaah bersama teman-teman satu kampungnya, rida melanjutkan dengan ngaji bareng atau bahasa kerennya sekarang itu talaqqi…terus seperti itu…hingga kemudian listrik sudah masuk desanya yang sejuk. ia berangkat ke madrasah untuk belajar ilmu tajwid, fiqh dan nahwu shorof yang njelimet.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, dunia..perkembangan zaman membuat teman-temanya berguguran belajar tiap ba'da maghrib…ya, hanya dia dengan satu orang teman ynag begitu haus akan ilmu agama, meneruskan proses belajar yang di ajar oleh seorang yang bearasal dari pondok pesantren tradisional di jawa. sedikitnya orang tidak melunturkan semangatnya untuk belajar islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti teman-temannya, rida bersekolah seperti biasa, prestasinya bisa dikatakan bagus. dan tibalah hari ketika ia harus melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi. Ah, Indonesia…kenapa lebih mementingkan membangun mall daripada sarana pendidikan yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa ini?sekolah setara dengan SMA atau MA di kampung nya hanya ada satu dan itu tidak berjalan.…ini membuat pelajar2 di kampung nya tidak dapat melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya dan juga jauhnya jarak yang harus ditempuh untuk dapat bersekolah yang lebih tinggi. Semoga ada yang lebih memperhatikan masalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segala keterbatasan dan ancaman dari keluarga yang tidak membolehkan sekolah lebih tinggi, karena ketiadaan biaya..Rida tetap pada pendiriannya untuk bisa bersekolah. Ia meyakinkan keluarganya, bahwa dia sanggup untuk hanya meminta untuk keperluan sekolahnya..terserah dengan ongkos naik kendaraan menuju salah satu sekolah favorit yang berjarak kurang lebih 20 kilometer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditempuhnya jarak itu dengan sepeda phoenix yang kuat. Malu, minder, lelah dan capek karena jarak yang seharusnya ditempuh dengan 3 kali naik mobil itu dan satu jam setengah untuk sampai disekolahnya itu dilewatinya dengan panggangan panas matahari, hujan yang terkadang menemani perjuangannya menimba ilmunya Alloh yang sangat ia cintai…ah, terus menerus…kadang ia menangis kelelahan, tapi ia tiada berani berkata kepada siapapun, karena dia sudah katakan sanggup menjalani itu semua., ah, semoga Alloh mencatat episode kehidupannya dengan catatan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berjalannya waktu, Alloh menakdirkan ia lulus dengan hasil yang memuaskan . ya, juara umum ke 3 yang membuat ia tak pernah membayar SPP atau BP3 selama 3 tahun..di sekolahnya, ia terkesima dengan ilmu yang disampaikan para asatidz jebolan timur tengah yang mengajari bahasa arab di bawah naungan WAMY. Diendapkannya semangat belajar karena sudah tidak bersekolah disana lagi. Tapi semangat untuk belajar terus tumbuh,, terlebih ketika di kampungnya ada seorang hafidz yang mengajari ilmu tentang cara2 menghafal. Ah, mujahidah satu ini terpacu semangatnya untuk bisa seperti sang ustadz yang begitu baik. Setelah lulus, bara untuk menghafal quran dan bahasa arab membuatnya mengajukan diri kepada keluarganya untuk mengizinkan belajar di salah satu pondok tahfidz di sebuah kota..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau dengan berat hati, keluarganya mengizinkan untuk belajar. Ditempanya diri untuk bisa menjadi seorang hafidzah. Ah, 2 tahun ternyata membuatnya menjadi seperti yang ia cita-citakan. Walau dalam proses menghafalnya, dia pernah terserang hepatitis yang membuat harus berhenti 2 bulan..dan hanya dirawat oleh seorang adik yang tidak qualified di bidang kesehatan. Tapi tak menyurutkan langkah untuk Menjadi hafidzah yang dicintai keluarganya. ….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, pahlawan itu tetap menjadi pahlawan bagi keluarganya, bagi mutarobbinya, bagi jundi kecilnya yang sudah dipersiapkan untuk menjadi seorang ulama ketika dewasa kelak…dan tentu, bagi dakwah yang begitu indah cahayanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kusebut engkau pahlawan, karena hadirmu begitu dirindukan, engkau sebar cahaya itu tidak untukmu sendiri, bahkan kau rela berpanas2 ria mencari barang dagangan untuk dijual adikmu yang masih sangat kekanak-kanakan, kau ajari ia tentang sebuah perjuangan hidup, kau ajari adikmu dengan sebuah contoh keteladanan, bukan dengan kata2 yang muluk tentang indahnya islam,..ah, bagiku, engkau adalah pahlawan juara satu di dunia…menjadi inspirasi sepanjang hayat yang tak kan padam oleh gemerlap dunia yang melenakan. Kau ajari adikkmu tentang kesederhanaan dalam perjuangan, dalam berdakwah yang indah, tentang mencintai Alloh secara menyeluruh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah engkau, kawan, ibroh dari kisah diatas? Bisakah kau simpulkan cerita itu untuk di terapkan dalam kehidupanmu menuntut ilmu…mengarungi hari2 padat karya…ya, karya yang cemerlang untuk umat ini, karya yang cerdas untuk dakwah ini, dan tentunya karya yang gemilang untuk Alloh, robbul izzati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah fillah....&lt;br /&gt;Tetaplah teguh memegang kebenaran..percayalah, bahwa surga itu bukan untuk pemalas, we are never too old to learn, pacu semangat untuk berbenah menggapai cahayaNya…dan semoga keistiqomahan dalam berjalan di jalan dakwah ini senantiasa disematkan Alloh dihati kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kata mutiara hari ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&gt;&gt;Mencintai ilmu itu berarti membuka jalan untuk mendapat hidayah Alloh, membuka pintu rezeki dan juga menguatkan hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&gt;&gt;We are never too old to learn&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&gt;&gt;Studying is a process of making mistakes, there's no learning without getting mistakes. Keep staying on the track.&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-876973453986572915?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/876973453986572915/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/kusebut-diapahlawan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/876973453986572915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/876973453986572915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/kusebut-diapahlawan.html' title='Kusebut Dia…Pahlawan'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZtKigIuqI/AAAAAAAAAGc/7npZKZ1AI5s/s72-c/Sunset-Shot-R.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-2401770328871201706</id><published>2009-03-22T23:42:00.001+07:00</published><updated>2009-09-05T22:39:12.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausyiah'/><title type='text'>Kader Dakwah yang Solid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman. apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (Al-Anfal: 45-46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci dari ayat ini dalam konteks soliditas adalah At-Tanazu’ yang ditafsirkan oleh para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir dan Abu Su’ud sebagai perselisihan pendapat yang menjurus kepada perdebatan dan perpecahan untuk mengunggulkan kepentingan dan orientasi tertentu seperti yang terjadi pada perang Uhud dimana beberapa sahabat yang sudah jelas tugasnya, malah tidak mentaati perintah Allah dan Rasul-Nya dan lebih memilih pendapat mereka masing-masing demi meraih keuntungan duniawi yang bersifat semu dan sesaat.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayyid Quthb memahami kedua ayat ini dan satu ayat sesudahnya sebagai rangkaian faktor untuk meraih pertolongan Allah dan anugerah kemenangan dari-Nya. Seperti juga Ibnu Athiyah menyebutkan bahwa surah Al-Anfal: 45-46 merupakan perintah Allah langsung agar orang- orang beriman tetap teguh untuk meraih janji kemenangan dan pertolongan Allah swt. Di antara faktor yang harus menjadi perhatian serius adalah faktor menjauhi dan menghindar dari hal-hal yang menyebabkan perselisihan, perpecahan dan perdebatan yang berujung kepada su’udz dzan dan ketidak harmonisan hubungan ukhuwwah antar seluruh personal dakwah, karena faktor ini ternyata dapat mempengaruhi dan memberi dampak pada faktor-faktor yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat yang senada dengan peringatan Allah di atas adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk”. (Ali Imran: 103).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci dari ayat ini adalah “At-Tafarruq” yang secara makna mirip dengan kata “At-tanazu’” yang menjadi kata kunci ayat sebelum ini. At-Tafarruq merupakan penyakit dakwah yang akan memporak-porandakan bangunan ukhuwwah dalam dakwah. Padahal ukhuwwah merupakan sendi dan pondasi dakwah seperti yang dituturkan oleh Sayyid Quthb dan realisasi dari bangunan taqwa yang menjadi pondasi utama gerakan dakwah seperti yang diisyaratkan oleh Allah melalui ayat ini dan ayat sebelumnya. Dengan kedua pondasi ini, bangunan dakwah akan kuat, solid, hidup dan dinamis serta mampu menjalankan peran Amar Ma’ruf Nahi Munkar seperti yang difahami secara korelatif dari ayat setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhuwwah yang dimaksud adalah ukhuwwah fiLlah, ala ManhajiLlah dan Litahqiq manhajiLlah (ukhuwwah karena Allah, atas dasar manhaj Allah dan untuk merealisasikan manhaj-Nya). Kemudian ayat berikutnya yang berada di akhir surah Ali Imran yang menjadi perintah Allah dalam konteks dakwah dan perjuangan adalah senantiasa teguh dan kokoh dalam kesabaran karena memang perjalanan dakwah tidak mengenal kata akhir sehingga dibutuhkan kesabaran yang ekstra dan ini merupakan syarat untuk meraih kemenangan dan kejayaan (Al-Falah). Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”. (Ali Imran: 200)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah tiga rangkaian ayat-ayat di atas menjadi bahan tadabbur dan refleksi kita untuk mengukur sejauh mana peringatan dan pesan Allah tersebut senantiasa mewarnai seluruh gerak dan dinamika dakwah ini. Begitulah memang dakwah yang terdiri dari beragam komponen yang harus saling bersepadu, ibarat sebagai sebuah kendaraan (karena dakwah seringkali diilustrasikan dengan kendaraan) dengan beragam komponen dan onderdil yang menyatu dengannya; roda, kemudi, busi, aki dan sebagainya, termasuk yang paling urgen di dalamnya adalah mesin kendaraan. Bergeraknya sebuah kendaraan; lamban atau cepat ditentukan dengan peran seluruh komponen yang ada. Dinamisnya sebuah dakwah sangat ditentukan oleh seluruh komponen dakwah dari para kader yang dimilikinya, media dan fasilitas penunjang serta para pemimpin yang bijak yang memberi arahan dan keputusan yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, seluruh komponen kendaraan tadi tentunya memerlukan perawatan, pemeliharaan dan servis yang berkesinambungan agar laju gerak kendaraan bisa tetap stabil, terukur dan terarah. Begitupula dengan dakwah, seluruh komponen dakwah sangat membutuhkan penyegaran, perhatian dan pembinaan yang berterusan dan berkesinambungan secara bertahap sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Disinilah peri pentingnya soliditas kader yang menjadi mesin penggerak roda dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia dakwah yang sedang menginjak usia matang, maka tantangan ke depan akan lebih variatif, namun tetap kekuatan yang akan bisa melawannya adalah soliditas kader. Meminjam istilah Muhammad quthb bahwa gerak roda dakwah ditentukan oleh gerak aktif para da’i (kader dakwah). Di tangan mereka dakwah ini maju, berkembang dan menebar kebaikan. Ketika da’i mengalami kelesuan apalagi kemandekan, maka akan sangat berpengaruh kepada perjalanan dakwah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks soliditas ini, paling tidak terdapat dua suplemen utama dalam rangka membangun soliditas internal para da’i (kader dakwah), yaitu kematangan spritualitas dan kekokohan moralitas. Kematangan spritualitas merupakan cermin kedekatan dan keharmonisan hubungan dengan sang Khaliq. Sedangkan kekokohan moralitas merupakan bukti keteladanan kader dakwah di tengah masyarakat. Dua potensi inilah menurut Dr. Ali Abdul Halim Mahmud yang akan menjadi back up di masa-masa sulit dan masa pancaroba dakwah yang harus menjadi fokus perhatian dakwah. Karena sesungguhnya persoalan inti dakwah dalam tinjauan anashirnya bukan pada wasilah, uslub atau madah dakwah, tetapi yang lebih utama adalah persoalan da’i (kader dakwah) itu sendiri yang menjadi sentral perjalanan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa banyak tentunya pesan dan arahan Allah yang ditujukan khusus kepada para da’i-Nya agar dakwah ini tetap berjalan di atas rel yang diridhoi-Nya dan membuahkan hasil berupa kebaikan dan kemaslahatan bersama. Jangan sampai citra dakwah justru tercoreng sendiri oleh para da’i-Nya “Ad-Dakwatu Mahjubatun bid Du’at”. Allahu a’lam&lt;br /&gt;Sumber : www.dakwatuna.com&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-2401770328871201706?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/2401770328871201706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/kader-dakwah-yang-solid.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/2401770328871201706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/2401770328871201706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/kader-dakwah-yang-solid.html' title='Kader Dakwah yang Solid'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-8225562151837777182</id><published>2009-03-22T23:30:00.000+07:00</published><updated>2009-03-22T23:40:07.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profile Kaffi'/><title type='text'>Sekilas Mengenai Kaffi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZpuB1JefI/AAAAAAAAAGU/c0TWn4UcNLk/s1600-h/KAFFIFPPI1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 185px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZpuB1JefI/AAAAAAAAAGU/c0TWn4UcNLk/s400/KAFFIFPPI1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316052649643702770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ikatan Keluarga Alumni FPPI FKIP Unila yang selanjutnya disebut KAFFI Merupakan forum silaturahmi alumni FPPI FKIP Unila yang bergerak di bidang pemberdayaan manusia dan jaringan komunikasi sehingga mampu men-tawazun-kan (menyeimbangkan) potensi ruhiyah (kualitas keimanan), jasadiyah (jasad), dan fikriyah (intelektualitas) sehingga bisa menghasilkan pribadi pribadi yang berkualitas, yang mampu memberikan kontribusi terbaik untuk kemenangan dakwah ini. Mengapa KAFFI perlu dibentuk? untuk menjawab pertanyaan tersebut ana ingin menyampaikan tiga alasan dibentuknya KAFFI.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, Di Indonesia, pendidikan tinggi masih dirasakan terlalu mahal bagi kebanyakan rakyat Indonesia. Jumlah penduduk Indonesia yang memiliki kesempatan untuk menikmati pendidikan di perguruan tinggi hanya sekitar 2% dari total populasi penduduk Indonesia. Dengan fakta seperti ini, maka peran kampus di Indonesia menjadi lebih penting lagi dibandingkan dengan kampus lain di negara maju. Alumni kampus diharapkan dapat menjadi sekumpulan “elit” yang memiliki tingkat intelektualitas dan kompetensi yang tinggi sehingga diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup kaum “alit” yang saat ini masih banyak mengalami penderitaan. Tidak hanya itu, para alumni kampus ini pun diharapkan dapat “solid” sehingga antara satu dengan yang lain dapat saling melengkapi dan saling membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, Berbicara LDK maka kita akan berbicara akan rekonstruksi sebuah peradaban. Kita akan berbicara tentang sebuah masyarakat muslim kampus. Seharusnya, para alumni Muslim meningkatkan kontribusinya dalam tataran pemikiran dan aplikasi kenegaraan untuk membuat konsep baru Indonesia yang madani. Sehingga nantinya, Indonesia madani yang kita impikan dapat terealisasi dalam bentuk yang dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Dengan demikian wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin : diterima, disukai, dan diikuti oleh banyak orang dapat direalisasikan. Dalam hal ini kita bisa memulainya dari sini, KAFFI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, ana ingin mengajak antum untuk melihat sejenak perjalanan panjang terbentuknya FPPI. Mulai muncul tahun 1990 dimana waktu itu FPPI masih merupakan sebuah forum dibawah bidang kerohanian Senat Mahasiswa (SM) FKIP Unila, yang kemudian alhamdulillah pada tanggal 22 Mei 1999 sejalan dengan pergolakan potik di era reformasi pada waktu itu FPPI secara resmi menjadi UPT yang kemudian saat ini berubah menjadi UKMF sesuai dengan aturan atau konstitusi yang berlaku di lingkungan KBM Unila. Kalau kita hitung dari mulai terbentuknya FPPI sebagai UPT/UKM maka saat ini FPPI sudah memasuki usianya yang ke 10. Artinya dalam rentang tersebut FPPI sudah melahirkan 9 Generasi alumni . Lain lagi kalau kita hitung dari kemunculannya tahun 1990 (FPPI SM FKIP Unila) maka hari ini FPPI sudah melahirkan 16 Generasi Alumni. Sekarang ana ingin bertanya kepada antum, berapa jumlah alumni yang sudah dihasilkan? Berapa yang sudah bekerja? Berapa yang sudah mengambil peranan di masyarakat atau menjadi pemegang kebijakan? antum bisa menjawabnya sendiri. Jumlahnya sangat banyak bukan?...Menurut ana ini merupakan sebuah potensi yang sangat besar, kekuatan yang harus kita renkuh agar kekuatan itu bisa kita jadikan sebagai penopang kemenangan dakwah baik di tataran kampus maupun dakwah secara keseluruhan. Maka menjadi penting bagi kita uktuk menjadi pelopor “mengumpulkan kembali lidi yang berserakan” agar ia mampu memberikan berubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Mari kita membuat sejarah. Mari kita tikam kebekuan dalam diri dan membuktikan loyalitas terbaik, dengan cara pandang terbaik, pengorbanan terbaik, pada masa terbaik, dan tempat terbaik bagi seorang pembelajar. Jadilah orang pertama untuk memulai kebaikkan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-8225562151837777182?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/8225562151837777182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/sekilas-mengenai-kaffi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/8225562151837777182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/8225562151837777182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/sekilas-mengenai-kaffi.html' title='Sekilas Mengenai Kaffi'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZpuB1JefI/AAAAAAAAAGU/c0TWn4UcNLk/s72-c/KAFFIFPPI1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5329692268377034821.post-8038205641491960951</id><published>2009-03-22T21:12:00.002+07:00</published><updated>2009-09-05T22:39:55.446+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profile Kaffi'/><title type='text'>Struktur Kepengurusan</title><content type='html'>Alhamdulillah, setelah mengalami masa vakum selama kurang lebih enam bulan –“lama juga ya?”- Sejak di lounchingkannya KAFFI pada tanggal 18 Mei 2008 di Balairoom Unila, struktur kepengurusan ikatan Keluarga Alumni FPPI FKIP Unila (KAFFI) akhirnya berhasil dibentuk pada hari Ahad, 2 November 2008 bertempat di Mushola Ulul Albab FKIP Universitas Lampung. Ini merupakan kepengurusan perdana dalam sejarah KAFFI, dengan masa kerja dua tahun, 2008-2010 (Hasil musyawarah tanggal 18 Mei 2008 pada saat KAFFI di lounchingkan). Adapun susunan kepengurusan KAFFI periode 2008-2010 adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZg4KnLlCI/AAAAAAAAAGM/Wxo-XaNk2wU/s1600-h/Struktur+FIX.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZg4KnLlCI/AAAAAAAAAGM/Wxo-XaNk2wU/s400/Struktur+FIX.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316042928195081250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam struktur kepengurusan KAFFI terdiri dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, sector keuangan, bidang Data Informasi Komunikasi dan Humas (DIKH), dan bidang PPA (Pemberdayaan Potensi Alumni). Untuk pengurus semoga kita semua dapat menjalankan amanah ini dengan baik. Dan untuk semua alumni kami minta masukan, saran dan dukungan dari antum semua untuk dapat menjalankan amanah ini. Semoga Allah senantiasa menjadikan kita orang orang yang istiqomah untuk terus berjuang dan berkontribusi untuk kemajuan dakwah ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5329692268377034821-8038205641491960951?l=kaffiunila.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kaffiunila.blogspot.com/feeds/8038205641491960951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/struktur-kepengurusan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/8038205641491960951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5329692268377034821/posts/default/8038205641491960951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kaffiunila.blogspot.com/2009/03/struktur-kepengurusan.html' title='Struktur Kepengurusan'/><author><name>Kaffi Unila</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09801807230245664718</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/Scdrx5cywXI/AAAAAAAAAG8/HYyJBLRpi2A/S220/KAFFI+FPPI+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ush7W4710Z0/ScZg4KnLlCI/AAAAAAAAAGM/Wxo-XaNk2wU/s72-c/Struktur+FIX.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
